Minggu, 15 November 2015

Kritik Impresionis

1. Definisi


Kritik impresionis adalah kritik yang berusaha menggambarkan dengan kata-kata sifat-sifat yang terasa dalam bagian-bagian khusus sebuah karya arsitektur dan menyatakan tanggapan-tanggapan (impresi) kritikus yang ditimbulkan secara langsung. Kritik impresionis menggunakan karya seni atau bangunan sebagai dasar bagi pembentukan karya seninya. Ada beberapa bentuk dalam realisasi kritik impresionis, antara lain narasi verbal puisi atau prosa, panduan kata membentuk silhouette, lukisan, imaginasi foto, modifikasi bangunan, dan kartun yang fokus pada bangunan sebagai lelucon.

Source : Subekti

2. Metode

Masjid Dian Al-Mahri (kubah mas, depok)


Kritik Impressionis (Narasi verbal puisi)



Masjid Dian Al-Mahri (Masjid Kubah Emas)

Subekti Imarwoto



Aku terpaku pada kemegahan itu

Aku diberitahu bahwa itu adalah sebuah masjid

Kemegahan, keindahan, berkilau menyatukan karya elegan

Masjid yang tiangnya terbuat dari pohon hutan

Pondasi terbuat dari batu pilihan

Menara gagah menyentuh lapisan ozon

Dan kubahnya terlapis emas berkilauan

Seperti takkan kusam termakan zaman



Aku terpaku pada keunikan itu

Aku diberitahu bahwa itu tempatMu

Kesucian, kesedihan, dan kekaguman menyatukan karya elegan



Masjid dengan lantai berlapis batu pualam bening

Dindingnya terukir lafaz islami

Penuh dengan ayat suci Al-Quran

Atapnya berjulang ditembus awan

Cerah dan megah



Aku terpaku pada panorama itu

Aku diberitahu masjid itu

Aku diberitahu kemegahan itu bernama

Masjid Dian Al-Mahri

Dikala kesucian, kemegahan, dan kuasaMu menyatukan karya elegan

Source : Sandradesnia 
3. Bentuk

  • Caligramme : Paduan kata membentuk silhouette


  • Verbal Discourse : Narasi verbal puisi atau prosa 

  • Painting : Lukisan 
 

  • Photo image : Imagi foto

  • Modification of Building : Modifikasi bangunan 


  • Cartoon : Fokus pada bagian bangunan sebagai lelucon

 



Source : Mynickisdidit 

4. Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  • Membuat imajinasi tentang bangunan menjadi lebih bermakna
  • Merangsang orang untuk melihat lebih dalam ke arah makna dan arti bangunan
  • Membuat orang untuk melihat karya seni lebih teliti
  • Mampu meyederhanakan suatu analisis objek yang tadinya terasa kompleks
  • Membuat lingkungan lebih mudah dikenali

Kekurangan

  • Kritik seolah tidak berkait dengan arsitektur
  • Interpretasi menjadi lebih luas dan masuk dalam wilayah bidang ilmu lain
  • Pesan perbaikan dalam arsitektur tidak tampak secara langsung
  • Menghasikan satu interpretasi yang bias tentang hakikat arsitektur.

    Source : Mynickisdidit 

0 komentar:

Posting Komentar

 
 
Copyright © rizki kurniawan
Blogger Theme by BloggerThemes